Jurnalmetropol, Bandung – Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., menekankan penguatan peran Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) sebagai pusat pengembangan doktrin dan pemikiran strategis guna mendukung pembangunan kekuatan TNI AU.
Penekanan tersebut disampaikan Kasau saat memimpin serah terima jabatan Komandan Seskoau dari Marsda TNI Dr. Jorry S. Koloay, S.I.P., M.Han., kepada Marsda TNI Dr. Palito Sitorus, S.I.P., M.M., di Lembang, Bandung, pada Selasa (13/10/2026).
Kasau juga menegaskan, dinamika keamanan global dan perkembangan teknologi menuntut Seskoau mencetak pemimpin yang memiliki ketajaman analisis, pola pikir kritis, dan kemampuan beradaptasi. Penguatan budaya akademik, pengembangan doktrin, serta kajian strategis menjadi landasan dalam membentuk pemimpin yang visioner.
Kasau menekankan pentingnya menempa pemimpin yang siap menghadapi perang modern. Pergeseran karakteristik peperangan menuju ancaman multidomain menuntut pengembangan skenario Olah Yudha secara berkelanjutan agar lulusan siap menghadapi kompleksitas operasi masa depan.
Selain itu, Kasau mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial lntelligence/AI) sebagai alat bantu analisis dan pendukung keputusan, tanpa mengesampingkan naluri serta pertimbangan pemimpin.
“Gunakan AI sebagai alat bantu analisis untuk merumuskan keputusan yang lebih efektif, bukan sebagai pengganti naluri dan pertimbangan seorang pemimpin,”tegas Kasau dalam pernyataannya.
Melalui penguatan tersebut, Seskoau diharapkan mampu melahirkan pemimpin TNI AU yang profesional, adaptif, dan berpikir strategis dalam menghadapi tantangan tugas serta perkembangan perang modern. (red)
