Lanud Dhomber Siapkan Dukungan Operasi Modifikasi Cuaca di IKN dan Kaltim 

DAERAH, MILITER18 Views

Jurnalmetropol, Balikpapan – Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Dhomber Balikpapan menyiapkan dukungan operasi udara untuk pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Kalimantan Timur.

Dukungan tersebut dilaksanakan melalui pengerahan satu pesawat Casa NC-212 Skadron Udara 4 bersama personel dan bahan semai.

Pelaksanaan OMC merupakan wujud sinergi TNI AU bersama Otorita IKN dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan sekaligus membantu memitigasi dampak musim kering di wilayah Kalimantan Timur.

Sebagai bagian dari kesiapan operasi, Lanud Dhomber melaksanakan briefing koordinasi di Baseops Lanud Dhomber yang melibatkan unsur TNI AU, Otorita IKN, dan BMKG, pada Jum’at (21/8/2026).

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan peninjauan pesawat Casa NC-212 serta pengecekan kesiapan garam Natrium Klorida (NaCl) sebagai bahan semai oleh Komandan Lanud Dhomber bersama tim Otorita IKN dan BMKG.

Dalam keterangannya, Komandan Lanud Dhomber Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana, M.Han., mengatakan bahwa Lanud Dhomber telah menyiapkan pesawat, personel, serta bahan semai untuk mendukung pelaksanaan OMC yang berlangsung pada 22 hingga 27 Agustus 2026.

“Sudah ada satu BKO pesawat Casa NC-212 Skadron Udara 4 dengan kru yang sesuai dengan perintah untuk mendukung kegiatan operasi modifikasi cuaca mulai dari tanggal 22 Agustus sampai dengan 27 Agustus,” kata Komandan Lanud Dhomber dalam pernyataannya.

Menurutnya, kesiapan pesawat dan garam Natrium Klorida (NaCl) sebagai bahan semai telah dilakukan. Pelaksanaan penyemaian awan selanjutnya akan menyesuaikan potensi cuaca berdasarkan hasil pemantauan kondisi atmosfer.

“Pesawat kita mampu terbang dengan endurance empat jam sehingga mampu membawa garam sampai dengan 800 kilogram,”ujarnya.

Dalam pelaksanaan OMC, Lanud Dhomber mendukung pengerahan pesawat Casa NC-212 untuk melaksanakan misi penyemaian awan (cloud seeding) apabila ditemukan awan yang memenuhi persyaratan berdasarkan analisis dan rekomendasi BMKG.

Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan Djoko Sumardiono menjelaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan OMC sangat bergantung pada kondisi atmosfer dan ketersediaan awan yang sesuai untuk dilakukan penyemaian.

Melalui kesiapan Lanud Dhomber serta sinergi bersama BMKG dan Otorita IKN, pelaksanaan OMC diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam menjaga ketersediaan air permukaan sekaligus membantu menghadapi potensi dampak musim kering di wilayah IKN dan Kalimantan Timur. (red)