Revitalisasi Sekolah Ubah SDN Pakusari 02 Jember jadi Nyaman dan Aman

Keterangan gambar sampul: Drs Tri Hari Nugroho Kepala Sekolah Dasar Pakusari 02 berdiri di depan gedung sekolah yang sedang direhab dengan dana Revitalisasi Sekolah 2026 (foto: Sigit Priyono/Jurnalmetropol.id)

Jurnalmetropol, Jember – Program Revitalisasi Sekolah berdampak positif bagi suasana belajar dan mengajar. SDN Pakusari 02 Jember berubah jadi nyaman untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

SDN Pakusari 02 beralamat di Jalan PB. Sudirman nomor 188 Dusun Rowo Desa Pakusari Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember, yaitu di pinggir jalan nasional antara Kabupaten Jember dengan Banyuwangi.

Gedung sekolah yang usianya sudah puluhan tahun itu lapuk karena waktu. Kayu-kayu pintu, jendela dan bangku sudah tidak tahan lagi melawan cuaca. Ditambah udara panas di dalam ruangan karena atas gedung berbahan asbes.

Tapi suasana itu akan berubah sejak dimulainya program pembangunan dengan dana Revitalisasi Sekolah dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Kepala Sekolah Negeri Pakusari 02, Drs Tri Hari Nugroho menegaskan bahwa salah satu dampak positif revitalisasi sekolah adalah suasana rumah belajar makin nyaman.

“Dengan adanya revit ini kita berterima kasih sudah memberikan keamanan dan kenyamanan untuk kegiatan pembelajaran di SDN Pakusari 02 ini,”ungkap Tri Hari Nugroho, pada Sabtu (10/10/2026).

Kepsek Tri Hari Nugroho menyebutkan sekolahnya menerima alokasi anggaran Rp614.866.095. Dana sebesar itu digunakan untuk merehab 3 ruang kelas, 1 ruang perpustakaan, dan 1 toilet murid.

Semua ruang ditinggikan dari semula sehingga gedung kelihatan lebih megah. Ditambah dengan atap genteng berbahan tanah liat makin menambah kokoh gedung.

Tri Hari Nugroho juga menyebutkan, tata kelola pembangunan dengan menggunakan skema swakelola tipe 1.

“Tukangnya kita mengambil warga sekitar sekolah,”jawab Tri Hari Nugroho.

Tahun 2026 ini SDN Pakusari 02 memiliki 120 murid. Dari tahun ke tahun sekolah ini tidak pernah kekurangan murid sebab di samping sekolah terdapat Taman Kanak-Kanak dimana lulusannya selalu diarahkan ke sana.

Selama proses pembangunan sistem pembelajaran dibuat 2 shift. Murid kelas 1, 2 dan 3 masuk shift pertama mulai pukul 07.00 hingga 10.00 wib. Sedangkan murid kelas 4, 5 dan 6 masuk shif kedua yaitu mulai pukul 10.30 sampai 13.30 wib.

Dengan penuh rasa hormat, Tri Hari Nugroho mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo melalui Kemendikdasmen dan juga Bupati Jember Gus Fawait atas program revitalisasi ini.

“Ucapan terima kasih kami yang pertama kepada bapak presiden Prabowo Subianto. Yang kedua kepada Kemendikdasmen dan juga kepada bapak Bupati Jember bapak Muhammad Fawait,”ucap Kepsek SDN Pakusari 02 diakhir pernyataannya. (Sgt)