Jurnalmetropol, Jakarta — TNI AL terus bergerak cepat mendistribusikan +- 50 ton bantuan logistik dan perlengkapan penanggulangan bencana bagi korban gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pengiriman bantuan kemanusiaan ini dilaksanakan melalui Operasi Dukungan Angkutan Laut Penanggulangan Bencana (Opsduk Gulbencal) menggunakan kapal perang KRI Teluk Parigi-539 (TGI-539) dari Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Selasa (25/08).
Pelaksanaan embarkasi bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan respon cepat TNI AL dalam mengatasi kondisi darurat bencana alam.
Kapal perang yang berada di bawah jajaran Satlinlamil dan dikomandani oleh Letkol Laut (P) Agus Wahyu U. ini mengemban rute pelayaran Surabaya – Jakarta – Maumere guna memastikan seluruh bantuan dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran.
Bantuan material yang berhasil diembarkasi mencakup berbagai kebutuhan vital pengungsian, meliputi mie instan, biskuit, sarden, rendang, beras, susu, galon dan air mineral, toren air, terpal, kasur lipat, bantal, tikar, selimut, genset/peralatan pendukung, obat-obatan, perlengkapan P3K, popok bayi dan dewasa, pembalut, sarana kebersihan, serta baju layak pakai.
Seluruh bantuan tersebut merupakan hasil sinergi berbagai pihak meliputi TNI AL, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pengurus Jalasenastri Cabang 2 Satlinlamil 1, Relawan Sahabat Indonesia, serta pihak-pihak terkait lainnya.
Dalam keterangannya, Komandan KRI Teluk Parigi-539, Letkol Laut (P) Agus Wahyu U., menegaskan bahwa seluruh proses embarkasi barang dan perbekalan kapal berjalan lancar serta dalam keadaan aman dan kapal siap melanjutkan lintas laut menuju titik debarkasi di Maumere, NTT guna mempercepat pendistribusian bantuan.
Aksi tanggap cepat ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AL untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memberikan penanganan darurat bencana dan memastikan penyaluran bantuan kemanusiaan dapat menjangkau seluruh kawasan terdampak dan bukti nyata implementasi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang diperintahkan Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (red)













