Yonif 509 BY/9/2 Kostrad dan DPAC Madas Sedarah Kaliwates Salurkan Air Bersih Meski Listrik Padam

Keterangan Gambar: Prajurit Yonif 509/BY/9/2 Kostrad menyalurkan bantuan air bersih untuk warga Kelurahan Tegalbesar (foto: Dokumentasi Madas Sedarah Jember/Sigit)

Jurnalmetropol, Jember – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, Batalyon Infanteri (Yonif) 509 BY/9/2 Kostrad dan Madas Sedarah Jember menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di dua dusun, Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.

Aksi ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, yakni di Dusun Karanganyar RT/01 RW/17 dan Dusun Lingkungan Kedung Piring RT/03 RW/13, pada Sabtu (24/10/2026).

Danyonif 509 BY/9/2 Kostrad, Letkol Inf. Apit Yulianto S., menerjunkan sejumlah prajurit untuk mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan di Wilayah Tegalbesar.

Pelaksanaan kegiatan dikoordinasikan oleh staf intelijen, Serda Febri, bersama sejumlah anggota lainnya.

Penyaluran bantuan dilakukan di dua lokasi tersebut di atas. Masing-masing titik bantuan menerima air bersih sebanyak 3.000 liter, sehingga total air yang disalurkan mencapai 6.000 liter.

Penyaluran bantuan di lokasi pertama berada di Dusun Karanganyar RT 01 RW 17, dengan titik penyaluran yang dikoordinasikan bersama Bapak Hasan Asad selaku Bapak RW 17 dan Ketua DPAC Madas Sedarah Kaliwates Bapak Muniri S.Sos.

Di wilayah tersebut, bantuan air bersih diperuntukkan bagi warga yang terdampak kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Berdasarkan data yang disampaikan, warga terdampak di Dusun Karanganyar mencapai 92 kepala keluarga (KK) atau sekitar 330 jiwa dan 70 rumah warga yang terdampak.

Ketua DPAC Madas Sedarah Kaliwates Muniri S.sos., dan sejumlah warga mengapresiasi tindakan Serda Febri dan seluruh jajaran prajurit Yonif 509 BY/9/2 Kostrad, di tengah cuaca hujan dan kondisi listrik yang padam, para anggota yang terlibat tetap berupaya menjalankan tugas dengan penuh semangat.

Situasi tersebut tidak menyurutkan tekad dan semangat mereka untuk membantu masyarakat agar kebutuhan air bersih dapat terpenuhi.

Sementara itu, lokasi kedua berada di Dusun Lingkungan Kedung Piring RT 03 RW 13, yang dikordinasikan bersama bapak RW Bapak Sumadi dan Ketua RT Bapak Kikik. Di lokasi ini, Yonif 509 BY/9/2 Kostrad juga menyalurkan sebanyak 3.000 liter air bersih untuk warga yang mengalami kesulitan untuk kebutuhan sehari-hari. Jumlah warga terdampak di Lingkungan Kedung Piring tercatat sebanyak 150 KK atau kurang lebih 450 jiwa.

Dengan demikian, bantuan air bersih tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan meringankan yang berada di dua wilayah kelurahan Tegalbesar dengan jumlah keseluruhan sekitar 242 KK atau 780 jiwa.

Dalam pelaksanaannya, penyaluran bantuan air bersih ini turut didampingi Babinsa dari Koramil Kaliwates, Serma Slamet, staf Kelurahan Tegal Besar, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Kehadiran unsur tentara teritorial, perangkat kelurahan, dan tokoh warga diharapkan dapat membantu kelancaran pendistribusian air agar bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara prajurit TNI dan unsur masyarakat dalam merespons persoalan kebutuhan air bersih di lingkungan permukiman.

Penyaluran bantuan air bersih oleh Yonif 509 BY/9/2 Kostrad ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap rakyat. Hal itu sesuai dengan slogan “TNI Untuk Rakyat” karena rakyat mengalami keterbatasan akses air bersih saat musim kemarau.

Air bersih merupakan kebutuhan utama untuk menunjang kehidupan sehari-hari, mulai dari memasak, minum, mandi, hingga menjaga kebersihan lingkungan. Karena itu, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga di Dusun Karanganyar dan Lingkungan Kedung Piring.

Melalui kegiatan sosial seperti ini, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat serta semangat gotong-royong terus terpelihara dalam menghadapi berbagai persoalan di lingkungan sekitar.

Kehadiran prajurit di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya membantu warga secara langsung, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. (Sgt)