Jurnalmetropol, Bandung – Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda (Laksda) TNI Ariantyo Condrowibowo memberikan kuliah umum kepada 321 Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Pasis Dikreg) LXVIII Seskoad.
Kegiatan tersebut mengusung tema: “Membangun Interoperabilitas Antar Matra Dalam Menghadapi Ancaman Multidomain dan Perang Kognitif”.
Pelaksanaan kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Jenderal Gatot Soebroto Seskoad, Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (16/09/2026).
Danseskoal pada kuliah umum ini memaparkan tentang doktrin TNI perisai trisula nusantara, doktrin TNI AL Jalesveva Jayamahe, ketentuan kampanye militer dan operasi gabungan, dukungan tembakan dalam operasi gabungan, serta referensi dukungan tembakan dan operasi amfibi.
Selain itu, Danseskoal juga menyampaikan perkembangan lingkungan strategis telah membawa perubahan terhadap peperangan modern yang semakin dinamis dan praktis.
“Oleh karena itu, kita menuntut adanya kemampuan adaptasi, kolaborasi, serta keterpaduan antarmatra dalam menghadapi berbagai tantangan pertahanan,”kata Danseskoal dalam pernyataannya.
Melalui kuliah umum ini, diharapkan para pasis dapat menambah wawasan yang kompherensif mengenai pentingnya keterpaduan antarmatra, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi dalam menghadapi lingkungan strategis.
Kegiatan tersebut turut juga dihadiri diantaranya Dirdik, Dirjianstraops, Kadepops, Kapusoyu Seskoal, Danlanal Bandung, serta para pejabat utama Seskoad. (red)







