Jurnalmetropol, Pandeglang — Kantor SAR Jakarta mengerahkan KN SAR 234 Antasena dengan membawa 18 personel yang terdiri dari ABK dan personel rescue untuk memberikan dukungan kekuatan dalam operasi pencarian dan pertolongan terhadap Speedboat Arupadatu I yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.
Speedboat Arupadatu I dilaporkan hilang kontak sejak Senin (7/9) setelah melakukan pelayaran untuk kegiatan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau. Speedboat tersebut membawa 8 orang, terdiri dari 5 orang jurnalis dan 3 orang ABK.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat operasi SAR yang tengah berlangsung, KN SAR 234 Antasena diberangkatkan dari Dermaga Basarnas Pantai Mutiara, Jakarta, pada Jum’at (11/9) sekitar pukul 15.00 WIB.
Kapal diperkirakan tiba di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, sekitar pukul 19.36 WIB, sebelum selanjutnya mendukung pelaksanaan operasi SAR sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan.
“Kami mengerahkan KN SAR 234 Antasena beserta 18 orang ABK dan personel rescue sebagai dukungan kekuatan untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan yang saat ini terus dilakukan. Penambahan unsur ini diharapkan dapat mendukung upaya pencarian agar dapat berjalan lebih optimal sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan,”kata Desiana Kartika Bahari, Kepala Kantor SAR Jakarta dalam pernyataannya.
Desiana menambahkan, seluruh personel yang dikerahkan akan tetap mengutamakan keselamatan dalam menjalankan tugas, sekaligus mengikuti perkembangan kondisi di lapangan sebagai dasar pelaksanaan operasi. *(Kamal)







