Jurnalmetropol, Selayar — TNI AL melalui KRI Marlin-877 dibawah unsur Satuan Patroli Kodaeral VI berhasil melaksanakan aksi penyelamatan dan mengevakuasi dua orang korban selamat dari musibah tenggelamnya Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa 01 di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Minggu kemarin (19/07).
Aksi tanggap darurat ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Pencarian dan Penyelamatan (SAR) yang digelar TNI AL secara intensif sejak kapal tersebut dilaporkan tenggelam pada Rabu (15/07) lalu.
Dari keterangan yang diterima menjelaskan bahwa kronologi keberhasilan evakuasi bermula saat KRI Marlin-877 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Rahmad Kurniawan Sembiring yang tengah melaksanakan penyisiran di sektor pencarian yang ditentukan pada pukul 13.30 WITA menerima informasi krusial dari nelayan setempat mengenai keberadaan dua korban yang ditemukan di Pulau Sanipa dan sedang dibawa menuju Pulau Matalaang.
Merespons laporan tersebut, KRI Marlin-877 melakukan manuver menuju Pulau Matalaang. Pukul 14.45 WITA, kapal tiba di titik lego dan langsung menginstruksikan melaksanakan penjemputan serta evakuasi korban dari daratan pulau.
Kedua korban selamat yang berhasil dievakuasi diidentifikasi sebagai yakni Jasmal (24 tahun) dan Nurmiati (35 tahun). Saat ditemukan, kedua korban berada dalam kondisi sangat lemas akibat dehidrasi dan paparan cuaca laut.
Tepat pukul 15.30 WITA, kedua korban berhasil dipindahkan ke atas geladak KRI Marlin-877 untuk segera mendapatkan pertolongan pertama dan perawatan medis intensif dari tim kesehatan kapal.
Berdasarkan keterangan awal dari korban selamat, diketahui bahwa masih terdapat tiga orang korban lainnya yang diduga meninggal dunia dan tenggelam di perairan sebelah selatan Pulau Sanipa. Menindaklanjuti informasi tersebut, KRI Marlin-877 langsung bertolak kembali untuk melanjutkan operasi pencarian intensif di sektor yang telah ditentukan.
Di tempat terpisah Komandan KRI Marlin-877 Letkol Laut (P) Rahmad Kurniawan Sembiring mewakili Dankodaeral VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz menyampaikan bahwa fokus utama TNI AL saat ini adalah memulihkan kondisi fisik kedua korban sebelum dievakuasi ke fasilitas kesehatan yang lebih memadai.
“Untuk sementara waktu, kedua korban yang selamat kami berikan perawatan medis dasar dan pemulihan di atas kapal. Selanjutnya, rencana terdekat korban akan segera kami bawa dan evakuasi menuju Pulau Jampea, Kabupaten Kepulauan Selayar, guna mendapatkan tindakan dan penanganan medis lebih lanjut,”ujar Komandan KRI Marlin-877 dalam pernyataannya.
Aksi cepat yang ditunjukkan oleh prajurit KRI Marlin-877 ini searah dengan prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali yang menegaskan komitmen nyata TNI AL dalam menjaga keselamatan di wilayah perairan nasional serta senantiasa hadir menjadi solusi di tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan kedaruratan. (red)













