Jurnalmetropol, Surabaya – Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal), Laksamana Muda TNI Ariantyo Condrowibowo, menghadiri Sidang Terbuka Senat Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) dalam rangka penutupan pendidikan dan wisuda program Magister (S-2) angkatan XII, Sarjana (S-1) angkatan XLV, serta Diploma (D-3) angkatan XIX tahun 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., yang dilaksanakan di Gedung Pulau Marore STTAL, Morokrembangan, Surabaya, pada Kamis (09/07/2026).
Tahun 2026 ini adalah era di mana supremasi teknologi menjadi penentu keunggulan dalam mandala perang. Penguasaan atas kecerdasan buatan, pertahanan siber, sistem otonom, serta teknologi sensor canggih merupakan kebutuhan mendesak yang tidak dapat ditawar. STTAL, selaku pusat unggulan teknologi kemaritiman, telah menjawab tantangan ini dengan melahirkan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan menguasai teknologi.
Kasal dalam sambutannya menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar tetapi kelanjutan upaya pengembangan kompetensi diri.
Menurut Kasal, gelar akademik bukan hanya pengakuan keberhasilan akademik, namun mengandung amanah dan tanggung jawab untuk memberikan karya terbaik bagi TNI Angkatan Laut, TNI, bangsa, dan negara.
“Ilmu pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang telah diperoleh di STTAL harus dapat diterapkan pada medan berikutnya sebagai nilai tambah dan mendukung peningkatan kinerja organisasi,”harap Kasal disela-sela kesempatan tersebut. (red)








