Tim Peneliti Dosen Bidang Studi Pimjuang Koordos Seskoal Gelar Penelitian Kepemimpinan Kemanusiaan dr. Kariadi

PENDIDIKAN170 Views

Jurnalmetropol, Jakarta – Tim Penelitian Dosen Bidang Studi Kepemimpinan dan Kejuangan (Pimjuang) Koordinator Dosen (Koordos) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) melaksanakan penelitian bertema ‘Kepemimpinan Kemanusiaan dr. Kariadi di Kota Pelabuhan: Studi Kasus Dedikasi Dokter di Tengah Konflik Maritim Pertempuran Lima Hari Semarang 1945’.

Penelitian yang dipimpin oleh Dosen Utama (Dosut) Pimjuang Kolonel Laut (P) Agus Prabowo, S.E., dengan melibatkan berbagai instansi dan narasumber, meliputi Lanal Semarang, RSUP dr. Kariadi, Pemerintah Kota Semarang, Museum Mandala Bhakti, ahli waris dr. Kariadi, sejarawan Universitas Diponegoro, serta PT Pelindo Semarang, yang berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Senin (06/07/2026).

Di tengah gejolak pasca-Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, muncul sosok dr. Kariadi, Kepala Laboratorium Rumah Sakit Purusara (sekarang RSUP dr. Kariadi), yang dedikasinya menjadi simbol kemanusiaan di atas keselamatan pribadi.

Pada tanggal 14 Oktober 1945, tersiar desas-desus bahwa tentara Jepang telah meracuni cadangan air minum warga Semarang.

Kepemimpinan kemanusiaan dr. Kariadi diuji saat dihadapkan pada dilema antara membiarkan ketidakpastian yang berisiko merenggut korban jiwa massal, atau melakukan verifikasi faktual di tengah zona konflik yang tengah berkecamuk.

Dalam kesempatan terpisah, Danseskoal menegaskan bahwa Pertempuran Lima Hari di Semarang bukan sekadar catatan sejarah lokal, melainkan sebuah fragmen penting dalam upaya mempertahankan kemerdekaan di kota pelabuhan yang strategis.

Menurut Danseskoal, di tengah kecamuk konflik tersebut, sosok dr. Kariadi hadir sebagai simbol kepemimpinan kemanusiaan yang melampaui batas kewajiban profesionalnya.

“Saya menyampaikan apresiasi atas inisiatif Koordos Seskoal khususnya Bidang Studi Pimjuang, yang telah menyelenggarakan penelitian ini,”ucapnya.

Danseskoal juga menjelaskan bahwa hal tersebut membuktikan komitmen berkesinambungan Seskoal dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada ranah penelitian dan pengembangan yang tetap berpijak pada akar sejarah bangsa. (red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *