Jurnalmetropol, Surabaya — Tim Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) TNI AL Bandara Internasional Juanda bersama unsur Airport Security berhasil menggagalkan upaya penyelundupan +- 30.789 ekor Benih Bening Lobster (BBL) jaringan internasional di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda, pada Sabtu kemarin (22/08).
Kejadian tersebut bermula sekira pukul 08.37 WIB saat petugas counter check-in mencurigai gerak-gerik calon penumpang berinisial IWJ (58) yang menunjukkan gestur panik dan memberikan keterangan tidak meyakinkan saat proses profiling.
Memanfaatkan situasi antrean penumpang yang padat, pelaku melarikan diri dari area check-in dan meninggalkan koper kargo berwarna abu-abu milik pelaku di lokasi.
Mendapati koper tak bertuan tersebut, petugas Airport Security bersama Satgaspam TNI AL membawa koper ke mesin pemindai X-Ray.
Dari hasil pemindaian memperlihatkan tampilan gumpalan bahan organik berwarna orange. Setelah dilakukan pemeriksaan manual secara transparan, ditemukan puluhan kantong plastik berisi BBL yang dikemas rapi bersama es batu dalam balutan kertas koran.
Dari pemeriksaan tersebut tim gabungan TNI AL berhasil mengamankan barang bukti 1 (satu) buah koper pakaian berwarna abu-abu, 17 kantong plastik.
Muatan BBL: Total 30.789 ekor BBL yang terbagi ke dalam 17 kantong plastik: 15 kantong plastik masing-masing berisi @2.000 ekor (total 30.000 ekor). 1 kantong plastik berisi 400 ekor dan 1 kantong plastik berisi 389 ekor.
Ribuan BBL ilegal tersebut rencananya akan diberangkatkan menuju Singapura menggunakan maskapai Scoot Airlines dengan nomor penerbangan TR-297.
Satgaspam TNI AL dan Avsec telah memeriksa rekaman CCTV serta menyisir seluruh area Terminal 2 Bandara Juanda untuk melacak keberadaan pelaku yang kini berstatus buron.
Saat ini barang bukti BBL telah diserahterimakan kepada Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Timur untuk proses pencacahan serta penanganan kelestarian hayati dan guna penyelidikan dan pengembangan kasus penyelundupan, TNI AL bekerjasama dan melimpahkan kepada pihak Polresta Sidoarjo.
Kegiatan ini sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, agar seluruh jajaran TNI Angkatan Laut senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memperkuat penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia, serta menjaga kelestarian sumber daya kelautan sebagai aset strategis bangsa.
Sumber: Dispenal







