Jurnalmetropol, Sikka — TNI AL dalam hal ini Lanal Maumere mengerahkan Alutsista Rigid Buoyancy Boat (RBB) untuk mendukung pergeseran personel dan pendistribusian bantuan logistik bagi masyarakat terdampak gempa bumi yang wilayahnya terisolasi di Pulau Palue, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Jum’at (21/08).
Aksi tanggap darurat ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI AL dalam membantu penanggulangan bencana alam dan kemanusiaan.
Adapun logistik yang disalurkan mencakup 100 paket bantuan Presiden Republik Indonesia serta 40 kotak bantuan dari BPBD Kabupaten Sikka.
Mobilisasi bantuan dimulai sejak pukul 05.30 WITA dengan konsolidasi personel di KAL Balibo 11-7-II Lanal Maumere. Tim gabungan yang terdiri dari pengawak RBB Lanal Maumere dan personel Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bertolak dari Dermaga Pelabuhan Wuring pada pukul 07.00 WITA dan tiba di Dermaga Hote, Pulau Palue pukul 08.30 WITA.
Setibanya di lokasi, seluruh paket bantuan diangkut menggunakan kendaraan pick-up untuk diserahkan secara simbolis oleh tim gabungan kepada Camat Palue Bapak Defri Liba guna segera didistribusikan kepada warga yang terdampak.
Dalam keterangannya, Danlanal Maumere, Kolonel Laut (P) Yoyok Ary Nugroho A.S., menegaskan bahwa TNI AL akan terus bersiap sedia mengerahkan sarana dan prasarana guna memastikan jalur distribusi bantuan ke wilayah kepulauan terluar atau terisolasi dapat berjalan cepat, aman, dan tepat sasaran.
Aksi tanggap cepat ini merupakan wujud nyata komitmen TNI AL untuk selalu hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam memberikan penanganan darurat bencana dan memastikan penyaluran bantuan kemanusiaan dapat menjangkau seluruh kawasan terdampak dan bukti nyata implementasi Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang diperintahkan Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. (red)













