TNI AL Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sianida dan Barang Ilegal Lintas Negara 

MARITIM, PATROLI90 Views

Jurnalmetropol, Manado – TNI AL dalam hal ini Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) VIII melaksanakan konferensi pers terkait keberhasilan penggagalan upaya penyelundupan barang ilegal yang dilakukan oleh tiga Warga Negara Asing (WNA) asal Filipina di wilayah perairan Sulawesi Utara.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VIII Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla. Kegiatan berlangsung di Joglo Makodaeral VIII, Manado, pada Sabtu (13/6).

Dalam keterangannya, Dankodaeral VIII menjelaskan bahwa penggagalan tersebut berawal pada hari Jumat, 12 Juni 2026 yang berasal dari informasi intelijen mengenai rencana penyelundupan barang ilegal menggunakan Pumpboat ARRIL asal Filipina yang menggunakan bendera Indonesia.

“Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim QR-8 Kodaeral VIII segera melaksanakan operasi penindakan hingga berhasil mengamankan kapal beserta muatan ilegal yang dibawanya,”ucapnya dalam pernyataannya.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang ilegal berupa sianida (CN) sebanyak 20 karung dengan total berat sekitar 1.000 kilogram, tiga unit motor tempel merek Yamada berkekuatan 18 PK, serta berbagai minuman beralkohol yang terdiri dari Tundway, Fundador, dan Mojito.

Barang-barang tersebut diduga akan diedarkan secara ilegal dan berpotensi menimbulkan dampak terhadap keamanan, keselamatan, serta kelestarian sumber daya kelautan.

Dankodaeral VIII menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan wujud komitmen TNI AL dalam menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia serta mencegah masuknya barang-barang ilegal dari luar negeri. Dari hasil pendataan, total potensi kerugian negara yang berhasil dicegah diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 miliar.

Turut hadir sejumlah pejabat TNI AL perwakilan BINDA Sulawesi Utara, serta Kantor Wilayah Bea Cukai Sulawesi Utara.

Keberhasilan penggagalan penyelundupan ini merupakan implementasi dari arahan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, agar seluruh jajaran TNI AL terus meningkatkan kewaspadaan, kemampuan deteksi dini, serta memperkuat sinergi dengan instansi terkait dalam menjaga keamanan laut dan memberantas segala bentuk aktivitas ilegal di wilayah yurisdiksi Indonesia. (red)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *