Jurnalmetropol.com – KRI Sultan Iskandar Muda-367 (KRI SIM-367), unsur dari Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II menjadi kapal perang pertama yang menyambut kehadiran kapal perang terbaru milik TNI Angkatan Laut, KRI Brawijaya-320 (KRI BWJ-320) yang dikomandani Kolonel Laut (P) John David Nalasakti Sondakh, saat melintas di Laut Mediterania, pada Sabtu (2/8).
Saat ini KRI BWJ-320 tengah melaksanakan operasi penyeberangan menuju Indonesia.
Sementara itu, KRI SIM-367 sedang menjalankan misi perdamaian sebagai bagian dari Maritime Task Force UNIFIL, keduanya melakukan rendezvous di Laut Mediteania.
Momen tersebut diisi dengan serangkaian latihan manuver laut dan operasi udara yang melibatkan helikopter.
Sebanyak lima serial latihan mereka laksanakan, antara lain Tactical Maneuvering, Replenisment at Sea (RAS) approach, Winching Exercise, Deck Landing Practice, Electronic Warfare Exercise, sebelum ditutup dengan formasi penghormatan Salute Formation.
Seluruh rangkaian latihan berlangsung mulus, memperlihatkan kelincahan manuver dan presisi tinggi dari kedua kapal, serta kecakapan kru dalam menjalankan tugas.
Sejarah pun juga tercipta dalam pertemuan ini, Helikopter HS-1306 yang diterbangkan oleh Kapten Laut (P) Ardy A. Paath dan Lettu Laut (P/W) Andi Quita Wetuffahati, berhasil tercatat sebagai helikopter TNI AL pertama yang mendarat di geladak KRI Brawijaya-320.
Diakhir sesi latihan tersebut, Komandan KRI SIM-367 Letkol Laut (P) Anugerah Annurullah menyampaikan pesan kebanggaannya melalui radio, yakni: “Suatu kebanggaan dan kehormatan bagi seluruh prajurit KRI Sultan Iskandar Muda dan Heli Panther HS-1306 yang telah menjadi bagian dari sejarah KRI Brawijaya. Selamat bergabung di jajaran Armada Republik Indonesia. Jalesveva Jayamahe!”. (Penkoarmada II/red)







